Ikuti Kami

Rekonsiliasi Sejati Adalah Satukan Komitmen Jaga Pancasila

Fokus dari rekonsiliasi diantara semua pihak pasca Pemilu 2019 adalah menyatukan kembali komitmen untuk menjaga Pancasila. 

Rekonsiliasi Sejati Adalah Satukan Komitmen Jaga Pancasila
Ilustrasi rekonsiliasi. Foto: Kompas.com.

Jakarta, Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan Ahmad Basarah menegaskan yang harus menjadi fokus dari rekonsiliasi diantara semua pihak pasca Pemilu 2019 adalah menyatukan kembali komitmen untuk menjaga Pancasila. 

Sebab, menurut Basarah, di masyarakat kini timbul segregasi berbasiskan perbedaan ideologi.

Baca: Maknai Rekonsiliasi Kotor, Rizal Ramli Menyedihkan

Hal tersebut dikatakan Basarah dalam acara talkshow sebuah stasiun televisi swasta, baru-baru ini. 
 
"Hal ini yang harus dituntaskan oleh PDI Perjuangan, Gerindra dan partai politik manapun yang terikat dengan Undang-Undang Partai Politik, sebab amanat Undang-Undang itu adalah menjaga Pancasila," kata Wakil Sekjen PDI Perjuangan ini.

Basarah melanjutkan, ketika momentum politik tertentu, selalu saja ada unsur-unsur  dalam masyarakat kita yang mengusung isu-isu diluar isu kebangsaan. Oleh sebab itu, hal-hal yang menyangkut dasar negara harus dituntaskan. 

"Semua pihak harus bekerja agar Pancasila menjadi living ideology yang diterima seluruh komponen bangsa Indonesia, sehingga menjadi pedoman kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara kita," kata Wakil Ketua MPR RI ini.

Baca: Jokowi Beri Lampu Hijau Rekonsiliasi dengan Prabowo

Seperti diketahui, dalam berbagai momentum politik beberapa tahun terakhir, beragam isu diluar isu kebangsaan kerap mewarnai. Hal itu tampak ketika isu suku, agama, ras dan antar golongan mewarnai Pilgub DKI Jakarta 2017. 

Kemudian pada Pilpres 2019, diduga kuat kalangan eks organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang anti Pancasila menunggangi salah satu kandidat demi tujuan ideologis mereka.

Quote