Ikuti Kami

Wajar Jika PDI Perjuangan Dapat Efek Ekor Jas dari Jokowi

PDI Perjuangan memimpin elektabilitas di Jatim dengan persentase 24,2 persen.

Wajar Jika PDI Perjuangan Dapat Efek Ekor Jas dari Jokowi
Bambang Juwono, Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jatim.

Surabaya, Gesuri.id - Wakil Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jatim, Bambang Juwono menilai wajar jika PDI Perjuangan mendapatkan efek ekor jas (Coattail Effect) dari pencalonan presiden Jokowi.

Baca: Gugurnya "Coattail Efect", Jokowi dan PDI-P Dicintai Rakyat

Hal tersebut menanggapi hasil rilis survei Surabaya Survei Center (SSC) yang menunjukkan bahwa PDI Perjuangan memimpin elektabilitas di Jatim dengan persentase 24,2 persen.

Dan salah satu faktor tingginya elektabilitas tersebut adalah adanya efek ikutan pemilihan presiden (coattail effect).

"Pak Jokowi dan PDI Perjuangan itu satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, karena memang kan yang mengusung (Jokowi) itu PDI Perjuangan karena Pak Jokowi merupakan salah satu kader terbaik PDI Perjuangan, jadi satu paket," kata Logos, sapaan akrab Bambang Juwono, Minggu (13/1).

Namun, dia menegaskan bahwa elektabilitas Jokowi berbeda dengan PDI Perjuangan karena Jokowi mendapat apresiasi dari lintas partai dan bahkan sampai nonpartai.

"Elektabilitas PDI Perjuangan pun juga ikut mendorong elektabilitas Pak Jokowi, jadi kita juga punya andil yang signifikan agar Pak Jokowi punya elektoral yang tinggi di Pilpres," tegasnya.

Baca: Tak Ada 'Coattail Effect', Jokowi dan PDI-P di Hati Rakyat

Salah satu perintah partai, lanjut Logos, untuk meningkatkan elektabilitas partai dibarengi dengan elektabilitas Jokowi adalah pada setiap kampanye para Caleg PDI Perjuangan dan kader ditugaskan untuk menaruh gambar Jokowi dalam Alat Peraga Kampanye (APK).

"Sebagai timbal baliknya, Pak Jokowi pun memberikan elektoral yang besar juga untuk PDIP. Pak Jokowi sebagai presiden, tapi personnya kan tetap kader PDI Perjuangan, saling memperkuat, melengkapi, dan support," pungkasnya.

Quote