Jakarta, Gesuri.id - Jorge Luis Borges, sastrawan Amerika Latin yang masyhur itu, pernah mengatakan, buku adalah sarana manusia yang paling mengesankan. The book is an extension of memory and imagination, katanya.
Buku memperluas ingatan dan imajinasi. Dan kita tahu sejarah manusia dibentuk oleh ingatan dan imajinasi.
Pesawat. Alat ultrasonografi. Pelat karbon pada sepatu lari. Kamera. Media sosial. Alat tempur. Bubuk mesiu. Bom atom. Televisi. Bahkan buku, yang dicetak pertama kali oleh Johannes Gutenberg, adalah buah dari imajinasi tentang sesuatu yang paripurna dalam hidup manusia.
Adapun ingatan membentuk identitas kita hari ini. Bukan hanya sebuah individu. Tapi juga sebuah bangsa. Sejarah mungkin bisa ditulis oleh pemenang. Tapi setiap orang punya ingatan yang tak bisa dilenyapkan oleh kekuasaan.
Baca:GanjarPranowo Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada