Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara menegaskan rekomendasi Rakernas I PDI Perjuangan Tahun 2026 jadi momentum penting bagi penguatan tata kelola internal partai, khususnya melalui pembentukan Badan Pemeriksa Keuangan Partai.
Menurut Banu, langkah tersebut merupakan bentuk konkret komitmen PDI Perjuangan dalam membangun partai politik yang berintegritas, transparan, dan bertanggung jawab, sejalan dengan garis ideologis Pancasila serta ajaran Trisakti Bung Karno.
Baca:GanjarPranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
Rakernas I PDI Perjuangan secara tegas menempatkan etika, akuntabilitas, dan pencegahan korupsi sebagai fondasi perjuangan politik. Pembentukan Badan Pemeriksa Keuangan Partai adalah manifestasi dari kesadaran bahwa kekuatan partai harus ditopang oleh sistem pengelolaan keuangan yang bersih dan dapat dipertanggungjawabkan, ujar Banu, Rabu (14/1).
Anggota DPRD Kota Bogor menilai, badan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan administratif, melainkan sebagai instrumen ideologis untuk menjaga marwah partai agar tetap berpihak kepada rakyat.