Buka Raker PP BAMUSI, Hasto Kristiyanto Ingatkan Pengurus Hadirkan Islam Revolusioner

Islam harus hadir sebagai kekuatan yang membebaskan manusia dari penindasan dan menjawab persoalan nyata yang dihadapi rakyat.
Jum'at, 11 September 2026 19:30 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Cianjur, Gesuri.id Islam, menurut SekjenPDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, tidak boleh berhenti sebagai agama ritual. Ia harus hadir sebagai kekuatan yang membebaskan manusia dari penindasan dan menjawab persoalan nyata yang dihadapi rakyat.

Pesan itu disampaikan Hasto saat membuka Rapat Kerja Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP BAMUSI) di Aston Cilotoh, Puncak, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).

Hasto mengingatkan kembali pemikiran Bung Karno tentang Islam yang membebaskan. Islam, dalam gagasan Bung Karno, bukan agama yang mempertahankan struktur feodal, melainkan kekuatan yang berpihak kepada rakyat dan membebaskan mereka dari berbagai bentuk penindasan.

Bagi Hasto, gagasan tersebut memiliki relevansi kuat dengan keberadaan BAMUSI. Organisasi sayap PDI Perjuangan yang bergerak di bidang keislaman itu diharapkan tidak sekadar menjadi ruang aktivitas keagamaan, tetapi menjadi jembatan antara ideologi partai, Islam, Pancasila, dan perjuangan kerakyatan.

Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Baca juga :