Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengenang peristiwa Kudatuli, 27 Juli 1996 sebagai tragedi politik.
Kerusuhan ini, bermula dari intervensi pemerintah rezim Orde Baru terhadap perpecahan yang terjadi dalam tubuh Partai Demokrasi Indonesia (PDI), nama lama PDI Perjuangan.
Sebelumnya, pada 1993, Kongres PDI di Surabaya menyatakan Megawati Soekarno Putri sebagai Ketua Umum 1993-1998.
Namun, putri Bung Karno itu tidak mendapatkan restu pemerintah. Pada 1996, muncul gerakan kongres yang diprakarsai 16 fungsionaris DPP PDI. Mereka hendak menggelar kongres untuk memisahkan diri dari PDI pimpinan Megawati.