Jalan Sunyi Menuju Partai Modern: Cerita di Balik Sertifikasi ISO PDI Perjuangan

Perjalanan mengawal mutu PDI Perjuangan adalah napas panjang institusionalisasid emokrasi.
Senin, 13 Juli 2026 11:46 WIB Jurnalis - Ali Imron

Memimpin operasional sebuah partai politik sebesar PDI Perjuangan tidak bisa lagi sekadar mengandalkan deru massa dan orasi di atas panggung. Tantangan utamanya adalah bagaimana mengubah wajah partai dari sekadar mesin pemilu menjadi sebuah institusi peradaban yang rapi, terukur, dan modern.

Partai yang besar tidak cukup hanya memiliki ide dan massa. Ia harus memiliki sistem kerja yang tertib, terukur, dan berorientasi pada pelayanan rakyat, ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Disiplin mutu dalam berorganisasi bukanlah urusan administratif belaka, melainkan wujud nyata dari disiplin ideologis dan moral partai.

Gagasan inilah yang kemudian mendorong PDI Perjuangan menempuh jalan sunyi reformasi birokrasi internal sejak tahun 2016. Hasilnya tidak main-main. PDI Perjuangan menorehkan sejarah sebagai partai politik pertama di Asia yang berhasil meraih sertifikasi internasional ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu, yang kemudian disempurnakan dengan ISO 55001 untuk Manajemen Aset.

Pencapaian tersebut juga pernah dirayakan dalam momentum 9 Years Quality Service di Kantor DPP PDI Perjuangan, pada Oktober tahun lalu. Di hadapan jajarannya, Hasto menerima pembaruan Sertifikat ISO 55001 Surveillance II. Momen itu bukan sekadar perayaan selebrasi, melainkan pembuktian bahwa tata kelola partai berlogo banteng ini telah bertransformasi total meninggalkan kebiasaan lama yang kerap diistilahkan sebagai manajemen warung.

Mendobrak Tradisi Lama

Baca juga :