Kader Muda PDIP: Pidato Megawati Soekarnoputri Buktikan Politik Bukan Sekadar Kekuasaan

Bicara Perubahan Iklim di Rakernas PDIP, Megawati Tekankan Prinsip Memayu Hayuning Bawana
Minggu, 11 Januari 2026 13:24 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Pidato politik Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam pembukaan Rakernas I dan HUT ke-53 Partai menuai simpati luas, terutama dari kalangan kader muda. Di tengah hiruk-pikuk politik nasional, Megawati justru memilih menonjolkan empati terhadap bencana alam dan isu perubahan iklim sebagai prioritas utama.

Muhammad Syaeful Mujab, politikus muda PDIP, menilai sikap tersebut menunjukkan level kenegarawanan yang tinggi. Alih-alih terjebak dalam narasi politik praktis, Megawati justru memberikan perhatian mendalam pada musibah banjir bandang di Sumatera Barat.

Di saat situasi bencana melanda, Ibu Megawati memilih untuk tidak fokus bicara politik kekuasaan. Ini adalah sikap kenegarawanan yang luar biasa, ujar Mujab dalam konferensi pers di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Mujab menekankan bahwa perhatian Megawati terhadap lingkungan bersifat konsisten. Ia mengutip pesan Megawati pasca bertemu Paus Fransiskus, yang menyebut bahwa perubahan iklim saat ini lebih menyeramkan daripada perang.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia butuh mitigasi yang tepat. Pidato Bu Mega menunjukkan concern pada keadilan antargenerasi. Bagaimana kita hari ini bertanggung jawab agar generasi mendatang tetap memiliki alam yang layak, jelasnya.

Baca juga :