Nyalakan 27 Lilin, DPC PDI Perjuangan Magetan Refleksikan 30 Tahun Tragedi Kudatuli

Refleksi ini bukan sekadar agenda mengenang sejarah partai, melainkan pengingat bagi seluruh bangsa akan pentingnya merawat demokrasi.
Selasa, 28 Juli 2026 13:24 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar Refleksi Ideologis untuk memperingati 30 tahun tragedi Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli) di Kantor DPC Magetan, Jawa Timur, Senin (27/7).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 kader muda serta para tokoh senior perintis partai ini diawali dengan doa bersama, tahlil, hingga malam renungan. Prosesi diwarnai dengan penyalaan 27 lilin sebagai simbol bahwa api demokrasi tidak pernah padam sejak peristiwa bersejarah pada 27 Juli 1996 tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan, Diana Sasa, menegaskan bahwa refleksi ini bukan sekadar agenda mengenang sejarah partai, melainkan pengingat bagi seluruh bangsa akan pentingnya merawat demokrasi.

Baca:Ini 5 Kutipan InspiratifGanjarPranowo Tentang Anak Muda

Demokrasi tidak pernah datang gratis. Ada orang-orang yang membayar mahal agar bangsa ini tetap bisa bersuara. Kudatuli adalah pengingat bahwa kebebasan yang kita nikmati hari ini lahir dari keberanian mereka yang menolak tunduk pada ketidakadilan, ujar Diana dalam keterangannya.

Baca juga :