Jakarta, Gesuri.id Tokoh PDI Perjuangan Jakarta William Yani menilai keberadaan tokoh-tokoh senior atau patron perjuangan menjadi faktor utama yang menjaga kekompakan kader PDI Perjuangan, khususnya di Jakarta Timur.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Diskusi Tapak Tilas 30 Tahun Tragedi Kudatuli di Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (25/7).
William mengatakan Jakarta Timur hingga kini masih dikenal sebagai basis kader yang memiliki solidaritas tinggi karena masih menghormati para tokoh yang berjuang sejak masa-masa sulit.
Militansi itu terbentuk karena ada patron yang dihormati. Jakarta Timur sampai sekarang masih kompak karena masih ada tokoh-tokoh yang menjadi teladan perjuangan, ujarnya.
Ia mencontohkan tradisi gotong royong yang masih terjaga ketika ada kader maupun tokoh partai yang mengalami musibah. Menurutnya, ribuan kader masih hadir sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang partai.