Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, meminta rumah sakit memberikan informasi yang jelas kepada pasien maupun keluarga ketika pasien belum mendapatkan ruang perawatan karena kapasitas kamar telah penuh.
Menurutnya, keluarga pasien perlu mengetahui kondisi ketersediaan kamar sekaligus perkiraan waktu tunggu agar tidak berada dalam situasi tanpa kepastian.
Kalau kamar belum tersedia, keluarga harus diberi penjelasan sejak awal. Sampaikan juga perkiraan waktu tunggunya agar mereka mengetahui kondisi yang sedang dihadapi, kata Anhar, dikutip Sabtu (3/10/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Anhar menyusul informasi mengenai seorang pasien yang disebut harus menunggu sekitar delapan jam untuk mendapatkan ruang perawatan sebelum kemudian dikabarkan meninggal dunia.
Anhar menegaskan, lamanya waktu tunggu tersebut tidak dapat langsung disimpulkan sebagai penyebab meninggalnya pasien. Menurutnya, diperlukan informasi yang lebih lengkap untuk mengetahui secara jelas kondisi dan proses pelayanan yang terjadi terhadap pasien tersebut.