BKNP PDI Perjuangan, Walisongo Tak Arabisasi Saat Berdakwah

Refleksi Ngabuburit BNKP PDI Perjuangan, KH. Taufik Damas ingatkan para Da'i belajar dari cara Sunan Ampel.
Kamis, 06 Mei 2021 09:22 WIB Jurnalis - Elva Nurrul Prastiwi

Jakarta, Gesuri.id - Meskipun Islam datang dari tanah Arab, namun para Walisongo tidak mentah-mentah mengajarkan Islam sebagaimana Islam di Arab.

Menurut Ulama Nahdatul Ulama (NU) KH Taufik Damas, pada abad 15 dan 16, Walisongo menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat Jawa. Caranya adalah dengadengan lebih mengedepankan unsur budaya dan tradisi yang berkembang di masyarakat. Inilah yang justru dijadikan sebagai piranti dalam menyebarkan Islam.

Baca:BKNP PDI Perjuangan, Kata Ulama Apakah Pancasila Thogut?

Islam hadir memang dari tanah Arab. Namun dalam penyebaran agama Islam di Tanah Jawa, Wali Songo termasuk Sunan Ampel, selalu beradaptasi dengan kebudayaan lokal sesuai dengan kondisi sosial politik masyarakat setempat, kata Kiai Taufik.

Dia mengatakan itu saat mengisi Ngabuburit Bersama Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) PDI Perjuangan, yang dilaksanakan jelang berbuka puasa, Rabu (5/5) sore. Acara itu dipandu host Sekretaris BKNP PDI Perjuangan, Rano Karno, yang juga Anggota DPR RI.

Baca juga :