Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, secara resmi meluncurkan buku bertajuk Kaliwungu dalam Lintasan Ruang dan Waktu dalam sebuah gelaran literasi di Kaliwungu, Selasa (10/2/2026) siang.
Karya ini dipandang sebagai dokumen penting yang merekam dinamika sosial serta jejak sejarah wilayah yang mashur sebagai Kota Santri. Peluncuran buku ini diharapkan menjadi pemantik bagi munculnya karya-karya literasi berbasis kearifan lokal di wilayah lain di Kabupaten Kendal.
Dalam sambutannya, Bupati Dyah Kartika memberikan apresiasi tinggi kepada para penulis yang telah tekun merangkum realitas sosiologis masyarakat Kaliwungu ke dalam narasi yang objektif.
Buku ini merupakan hasil gagasan, ide, pengalaman berliterasi, dan wawasan para penulis. Karya ini lahir dari sudut pandang sosiologis yang kuat dan menggambarkan realitas masyarakat secara objektif. Ini sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami jati diri daerahnya, tegas Bupati Dyah Kartika, dikutip Kamis (12/2).
Bupati juga mendorong agar semangat mendokumentasikan sejarah tidak hanya berhenti di Kaliwungu. Ia memimpikan setiap kecamatan di Kendal memiliki literatur serupa yang bisa diwariskan kepada anak cucu sebagai sumber referensi jati diri bangsa.