Ikuti Kami

Bupati Dyah Ingatkan PPPK Taati Visi Misi dan Aturan, Jika Tidak Langsung PHK

Bersama membangun Kendal semakin maju, sejahtera, adil, makmur, lestari, dan berkelanjutan.

Bupati Dyah Ingatkan PPPK Taati Visi Misi dan Aturan, Jika Tidak Langsung PHK
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, memberikan materi orientasi terkait visi misi dan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kendal kepada para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Rabu (4/2/2026).

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, memberikan materi orientasi terkait visi misi dan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kendal kepada para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Rabu (4/2/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kendal memberikan paparan mulai dari visinya selaku kepala daerah yakni "Bersama membangun Kendal semakin maju, sejahtera, adil, makmur, lestari, dan berkelanjutan".

"Saya hari ini memberikan materi visi misi Kabupaten Kendal yaitu maju, sejahtera, adil, makmur, lestari dan berkelanjutan," terangnya, dikutip Kamis (5/2).

Bupati yang akrab disapa Mbak Tika itu mengatakan, orientasi ini menjadi salah satu persyaratan yang harus diikuti para PPPK baru.

"Kemudian syarat perpanjangan nanti adalah lulus orientasi. Dan materinya ada dari OPD juga," ujarnya.

Dia meminta semua PPPK di Kendal untuk mentaati segala aturan dan melaksanakan segala kewajiban pekerjaan yang diberikan.

"Apabila ada yang melanggar kewajiban hukuman disiplinnya berat maka nanti langsung pemutusan hukuman kerja. Jadi harapan kami agar para PPPK mentaati aturan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kendal, Abdul Basir, menjelaskan ada 108 PPPK dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang mengikuti pembekalan.

"Untuk mengenali, memahami, dan menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN, serta memahami tugas, fungsi, hak, kewajiban, dan kode etik di instansi pemerintah.

"Orientasi ini bertujuan membentuk wawasan kebangsaan, kepribadian, dan profesionalisme dalam pelayanan publik," pungkasnya.

Quote