Dibawah Langit Monumen Mandala, PDI Perjuangan Makassar Rajut Kedamaian Lewat Doa Lintas Agama di Haul Bung Karno

Di bawah payung kebersamaan, para pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu duduk berdampingan.
Senin, 22 Juni 2026 16:01 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Makassar, Gesuri.id -Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti halaman Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (21/6/2026). Mengenang 56 tahun wafatnya Sang Proklamator, Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kota Makassar menggelar Doa Kebangsaan Lintas Agama dengan menggandeng para tokoh agama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar.

Di bawah payung kebersamaan, para pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu duduk berdampingan. Mereka melangitkan doa yang sama: kedamaian untuk bangsa, keselamatan untuk rakyat, dan terawatnya api persatuan yang dahulu diperjuangkan oleh Bung Karno.

Ketua Panitia Pelaksana, Fikhran Noer, mengungkapkan bahwa kehadiran seluruh tokoh agama ini adalah potret asli dari Pancasila yang dicita-citakan oleh Bung Karno.

Melihat para pemuka agama duduk bersama, saling mendoakan dalam keberagaman, hati kami sangat bergetar. Bung Karno selalu bermimpi tentang Indonesia yang rukun, di mana ketuhanan dijalankan dengan cara yang berkebudayaan dan saling menghormati. Lewat Doa Kebangsaan ini, kami ingin mengirimkan pesan sejuk dari Makassar bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan terbesar kita untuk saling menguatkan, ujar Fikhran Noer dengan mata berkaca-kira.

Baca juga :