Bogor, Gesuri.id -Anggota DPRD Kota Bogor sekaligus Ketua PAC PDI Perjuangan Tanah Sareal, Banu Lesmana Bagaskara, menegaskan bahwa generasi muda Indonesia harus memiliki keberanian untuk mengambil tanggung jawab dalam menentukan arah masa depan bangsa. Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya dikenang sebagai peristiwa sejarah, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Namun hampir satu abad kemudian, pertanyaan yang lebih penting bukan lagi sekadar apakah kita masih mengingat isi Sumpah Pemuda. Pertanyaannya adalah: apakah generasi muda hari ini masih memiliki keberanian untuk mengambil tanggung jawab atas masa depan Indonesia? ujar Banu dalam refleksinya mengenai makna Sumpah Pemuda bagi generasi muda saat ini, pada Minggu (18/10/2026).
Ia menjelaskan, generasi muda pada 1928 berasal dari berbagai organisasi, daerah, latar sosial, dan lingkungan pemikiran yang berbeda. Namun, mereka mampu menyatukan tujuan demi memperjuangkan Indonesia.
Di situlah Sumpah Pemuda menjadi sangat relevan bagi generasi kita, kata Banu yang juga Koordinator Nasional Arus Muda REPDEM ini.
Menurut Banu, persatuan tidak berarti menghilangkan perbedaan, melainkan kemampuan menemukan tujuan bersama di tengah keberagaman. Prinsip tersebut, lanjutnya, juga perlu diterapkan dalam politik kebangsaan agar berbagai kekuatan dapat bersatu untuk menyelesaikan persoalan rakyat.