Hari Lahir Pancasila, Gotong Royong Intisari Pancasila

“Gotong-royong merupakan istilah Indonesia untuk bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan".
Selasa, 01 Juni 2021 19:30 WIB Jurnalis - Elva Nurrul Prastiwi

Bangkalan, Gesuri.id-Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Mahfud, S. Ag., memiliki perhatian khusus pada Hari Lahir Pancasila, 1 Juni. Dia berpendapat, bahwa Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum bagi pemerintah bersama masyarakat untuk meneguhkan Kembali nilai-nilai gotong-royong di tengah pandemi.

Baca:Pancasila Membuat Indonesia Terhindar dari Konflik SARA

Gotong-royong merupakan istilah Indonesia untuk bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Istilah ini berasal dari kata bahasa Jawa gotong yang berarti mengangkat dan royong yang berarti bersama. Istilah ini diturunkan dari budaya masyarakat desa di Jawa yang saling menolong ketika membangun dan memindahkan rumah. Menggotongnya bahu-membahu dengan tandu dari batang royong (ruyung). Warisan budaya tersebut kemudian dijadikan dasar falsafah Negara Indonesia. Bahkan, gotong-royong juga merupakan intisari dasar Negara Indonesia, yakni Pancasila, terang Mahfud, menjelaskan arti dari gotong-royong, Selasa (1/6).

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan Bangkalan itu juga menyampaikan korelasi gotong-royong dan Pancasila. Dia menekankan, gotong-royong itu merupakan partisipasi bersama. Gotong-royong merupakan ruh dari lima butir Pancasila.

Baca juga :