Rembang, Gesuri.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah menegaskan bahwa Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di Kabupaten Rembang merupakan langkah vital dalam menata mesin politik partai.
Restrukturisasi ini ditargetkan untuk menyongsong dan memenangkan pertempuran elektoral di masa depan.
Perwakilan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Yohanes Winarto, menyatakan bahwa dalam struktur baru ini, siapapun Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) yang terpilih secara otomatis akan mengemban mandat berat.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Mereka bakal langsung diplot sebagai roda penggerak utama partai di tingkat kecamatan.
"Nama-nama yang nanti ditetapkan oleh DPD harus memikul tanggung jawab elektoral di wilayahnya. Ketua PAC adalah Komandan Tempur Elektoral. Siapapun yang ditunjuk, keputusan itu bersifat final," tegas Yohanes di hadapan ratusan kader yang memadati GOR Mbesi, Senin (25/5).
Yohanes juga menginstruksikan agar seluruh PAC PDI Perjuangan di Kabupaten Rembang segera bergerak cepat pasca-musyawarah. Tidak ada waktu untuk bersantai; konsolidasi ke akar rumput harus langsung dilakukan demi mengamankan basis massa.
Ada yang berbeda dalam gelaran Musancab serentak kali ini. Guna meminimalisasi konflik horizontal antar-kader, PDI Perjuangan menerapkan mekanisme baru yang ketat, mulai dari tahap penjaringan, penyaringan, hingga tes psikologi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rembang, Ridwan, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa Musancab sebelumnya kerap diwarnai dinamika politik internal yang sarat drama dan gesekan akibat mekanisme one man one vote (satu orang satu suara).
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Namun, sistem seleksi berjenjang yang diterapkan saat ini terbukti efektif menekan potensi konflik tersebut.
Kondisi kondusif ini terlihat dari aksi konvoi tertib para kader menuju lokasi acara. Ridwan menegaskan, hingga menjelang Musancab, pihak DPC sendiri belum mengetahui nama-nama yang akan mengisi struktur kepengurusan baru PAC karena kewenangan berada di tangan DPP dan DPD.
"Siapapun yang nanti dipilih sebagai pengurus PAC, kami belum tahu. Tetapi aturan partai sudah jelas. Siapapun yang mendapatkan rekomendasi, wajib diterima dengan lapang dada oleh seluruh kader," pungkas Ridwan.

















































































