Ketika Lumpur Belum Kering: Risma Turun ke Selokan Bersama Warga Agam

Malam pergantian tahun baru yang seharusnya membawa harapan justru kembali menghadirkan bencana.
Minggu, 04 Januari 2026 08:37 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Agam, Gesuri.id - Lumpur masih setinggi betis orang dewasa ketika Tri Rismaharini melangkah turun ke jalanan Nagari Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Malam pergantian tahun baru yang seharusnya membawa harapan justru kembali menghadirkan bencana. Banjir lumpur kembali datang pada Rabu (31/12/2025), menutup akses jalan, menyeret atap rumah warga, dan meninggalkan kecemasan baru bagi masyarakat.

Kamis (1/1), Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana itu tiba di lokasi. Mantan Menteri Sosial tersebut sejatinya hendak memastikan pengiriman bantuan logistik sebanyak tiga tonmulai dari pakaian hingga sembakountuk para pengungsi. Namun kondisi di lapangan membuatnya tak sekadar meninjau dari kejauhan.

Luapan Sungai Muara Pisang mengubah jalanan menjadi hamparan lumpur pekat. Di beberapa titik, genangan air tak kunjung surut. Melihat situasi itu, Risma memilih turun langsung. Dengan dituntun stafnya, ia menerjang lumpur, menyusuri selokan yang tertutup endapan, sembari mengamati arah aliran air yang tersumbat.

Baca juga :