Lindungi Pelajar Perantauan, Lasarus Dorong Rusun Keagamaan Dihidupkan Kembali

"Kami berharap ini juga rusun (keagamaan) ini mendapat perhatian."
Minggu, 06 September 2026 14:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meminta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menghidupkan kembali program rumah susun (rusun) keagamaan bagi pelajar. Menurutnya, keberadaan rusun tersebut penting untuk memberikan tempat tinggal yang layak sekaligus perlindungan bagi anak-anak dari daerah pedalaman yang merantau ke kota untuk menempuh pendidikan.

Kami berharap ini juga rusun (keagamaan) ini mendapat perhatian. Tinggal kita sepakati berapa yang kita sisihkan buat rusun, berapa yang kita tetap kejar BSPS. Bicara perlu, dua-duanya sama-sama perlu Pak (Sekjen PKP). Negara ini nanti akan diurus oleh anak-anak muda Pak, oleh anak-anak yang sekarang sedang menempuh pendidikan, ucap Lasarus.

Lasarus mengatakan, program rusun keagamaan sebelumnya pernah dijalankan ketika Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih menjadi satu kementerian. Namun, setelah kementerian tersebut dipecah, program pembangunan rusun keagamaan secara khusus tidak lagi berjalan.

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah mengingat kebutuhan hunian bagi pelajar, khususnya mereka yang berasal dari pedalaman dan harus tinggal jauh dari keluarga selama bersekolah di perkotaan.

Semenjak rusun (keagamaan) ini udah nggak ada, anak-anak yang dari pedalaman yang sekolah di kota itu tinggal di emperan-emperan, tinggal ngekos. Yang kadang-kadang juga belum tamat SMA, tiba-tiba (murid) udah hamil duluan. Ini dulu kenapa rusun (keagamaan) diperbanyak dulu, jelasnya.

Baca juga :