Mufti Anam: Empat Pilar Sebagai Kompas Moral Sekaligus Arah Kebijakan Kebangsaan

“Bangsa ini memiliki modal ideologi yang kokoh. Pancasila dan prinsip kebinekaan menjadi perekat ketika dunia mengalami guncangan."
Selasa, 24 Februari 2026 14:01 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan sebagai pedoman nyata dalam kehidupan sosial. Seruan itu ia sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar yang digelar di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur dengan melibatkan tokoh masyarakat dan berbagai elemen komunitas.

Dalam forum yang berlangsung interaktif tersebut, Mufti menguraikan kembali makna strategis Empat Pilar yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Ia menilai, keempat prinsip dasar itu bukan sekadar konsep normatif, melainkan fondasi ideologis yang telah menjaga stabilitas Indonesia selama puluhan tahun.

Menurutnya, gagasan penguatan Empat Pilar pertama kali dirumuskan secara sistematis oleh almarhum Taufiq Kiemas saat memimpin MPR RI. Ia menekankan bahwa semangat tersebut harus terus dirawat lintas generasi.

Mufti menilai, dinamika global yang kian tak menentu, mulai dari konflik geopolitik, ancaman krisis pangan, perubahan iklim, hingga ketidakpastian ekonomi, menuntut bangsa Indonesia memiliki pegangan nilai yang kuat. Dalam situasi penuh tantangan itu, Empat Pilar dinilainya sebagai kompas moral sekaligus arah kebijakan kebangsaan.

Bangsa ini memiliki modal ideologi yang kokoh. Pancasila dan prinsip kebinekaan menjadi perekat ketika dunia mengalami guncangan, ujarnya dikutip Selasa(24/2/2026).

Baca juga :