Jakarta, Gesuri.id Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning mendesak negara segera mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan. Penonaktifan sekitar 11 juta peserta dinilai telah memicu dampak kemanusiaan serius, terutama bagi pasien penyakit kronis.
Ribka menegaskan bahwa keselamatan rakyat tidak boleh dikorbankan oleh persoalan administrasi.
Dalam negara yang berlandaskan Pancasila, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Tidak boleh ada satu pun warga negara kehilangan hak hidupnya hanya karena validasi data administratif, kata Ribka dalam keterangan pers, Jumat (6/2).
Berdasarkan laporan lapangan yang diterima DPP PDI Perjuangan, kebijakan penonaktifan BPJS PBI telah menyebabkan lebih dari 100 pasien gagal ginjal kehilangan akses layanan hemodialisis.
Jumlah tersebut bahkan dilaporkan meningkat hingga sekitar 160 pasien, kondisi yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa.