PDI Perjuangan Soroti Minimnya Dokter Spesialis di RS Pirngadi dan RSUD Bachtiar Djafar

Selain persoalan dokter spesialis, kualitas pelayanan kesehatan, ketersediaan alat kesehatan serta tenaga medis dan dokter masih minim.
Rabu, 23 September 2026 18:00 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak SH, menyoroti menurunnya anggaran kesehatan Kota Medan dari Rp1,224 triliun lebih menjadi Rp1,201 triliun setelah perubahan. Ia menilai penurunan tersebut menunjukkan masih kurangnya perhatian Pemerintah Kota Medan dalam menangani persoalan kesehatan.

Termasuk pelayanan Rumah Sakit (RS) dr Pirngadi Medan dan RSUD H Bachtiar Djafar masih perlu pembenahan secara serius terutama pengisian dokter spesialis, tegas Paul Mei Anton Simanjuntak SH, dikutip Rabu (23/9/2026).

Pemandangan umum tersebut dipimpin Ketua DPRD Medan Drs Wong Cun Sen, didampingi Wakil Ketua DPRD Medan Hj Sri Rezeki, H Zulkarnaen dan Hadi Suhendra serta anggota dewan lainnya. Hadir juga Wali Kota Medan Rico Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap serta para pimpinan OPD Pemko Medan.

Paul mengatakan, selain persoalan dokter spesialis, kualitas pelayanan kesehatan, ketersediaan alat kesehatan serta tenaga medis dan dokter di Puskesmas dan puskesmas pembantu (Pustu) masih minim.

Terkait pelayanan kesehatan, Paul Simanjuntak mengingatkan Wali Kota Medan agar tetap konsisten melakukan pengawasan secara ketat dan menyeluruh ke unit-unit pelayanan kesehatan milik Pemko Medan, seperti puskesmas dan Pustu.

Baca juga :