Rokhmin Dahuri Siap Bawa dan Perjuangkan Empat Persoalan Nelayan Juwana ke DPR RI

Pertama memang ingin adanya harga BBM khusus untuk nelayan di atas 30 GT. Kalau yang di bawah 30 GT ada subsidi.
Senin, 18 Mei 2026 10:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., turun langsung menyerap aspirasi nelayan di Dermaga Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Sabtu (16/5/2026), dan menegaskan siap membawa empat persoalan utama nelayan Juwana ke Komisi IV DPR RI untuk diperjuangkan.

Pertama memang ingin adanya harga BBM khusus untuk nelayan di atas 30 GT. Kalau yang di bawah 30 GT ada subsidi, tegas Prof. Rokhmin usai pertemuan.

Pertemuan yang berlangsung di kawasan Dermaga Bendar itu diwarnai suasana dialog terbuka antara nelayan pesisir Sungai Juwana dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 20012004 tersebut. Deru mesin kapal dan aktivitas bongkar muat di dermaga menjadi latar pertemuan yang membahas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi nelayan.

Dalam agenda tersebut, Prof. Rokhmin Dahuri didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Hadi Santoso. Politisi yang kini juga menjabat Rektor Universitas UMMI Bogor dan Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University itu mendengarkan langsung keluhan para nelayan, khususnya pemilik kapal di atas 30 GT.

Keluhan pertama yang mencuat adalah tingginya harga BBM non-subsidi jenis solar yang mencapai Rp30.000 per liter untuk kapal berukuran di atas 30 GT. Kondisi tersebut dinilai sangat memberatkan operasional nelayan besar yang harus melaut dalam waktu lama dengan kebutuhan bahan bakar yang sangat besar.

Baca juga :