Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan yang juga Guru Besar IPB University, Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S., menegaskan bantuan ayam petelur dari pemerintah harus menjadi modal awal bagi masyarakat untuk membangun usaha peternakan yang mandiri dan berkelanjutan.
Ia mengingatkan, kelompok penerima bantuan tidak boleh terus bergantung pada pemerintah, tetapi harus mampu mengembangkan usaha secara mandiri, termasuk dalam memenuhi kebutuhan pakan hingga mengelola keuangan.
Bantuan ini sifatnya stimulan, hanya berlangsung selama tiga bulan. Saya ingatkan, setelah tiga bulan ini selesai, Bapak-bapak dan adik-adik santri harus sudah siap 100 persen untuk mandiri, tegas Prof. Rokhmin, dikutip Minggu (1/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu tidak sekadar melakukan serah terima bantuan secara simbolis. Ia berdialog langsung dengan para peternak, santri pengelola, serta pengasuh pondok pesantren untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat dikelola secara produktif dan memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.
Prof. Rokhmin bahkan meninjau langsung kondisi kandang ayam petelur, mulai dari sirkulasi udara, kebersihan kandang, tempat pakan, hingga sistem pengelolaan kotoran. Menurutnya, keberhasilan usaha peternakan tidak hanya ditentukan oleh jumlah ayam yang dipelihara, tetapi juga kemampuan kelompok dalam menerapkan manajemen usaha yang baik.