Bangkalan, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di Kecamatan Tragah yang telah lama tidak beroperasi sejak 2014. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meresmikan pemanfaatan pompa tersebut untuk mendukung kebutuhan air pertanian.
Dengan kapasitas aliran mencapai 378 liter per detik, pompa P2AT diharapkan mampu memperkuat ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian di wilayah Kecamatan Tragah. Hal ini mengingat sebagian lahan pertanian masyarakat setempat selama ini mengandalkan curah hujan.
Bupati Kabupaten Bangkalan Lukman Hakim mengatakan keterbatasan air selama ini membuat petani menyesuaikan waktu tanam dengan musim penghujan. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya kesempatan petani untuk meningkatkan intensitas tanam.
Kalau sebelumnya petani menunggu musim hujan, dengan adanya jaringan irigasi ini diharapkan bisa meningkatkan intensitas tanam. Jadi tidak hanya mengandalkan satu musim dalam setahun, ujar Lukman, dikutip Rabu (7/10/2026).
Lukman mengungkapkan, pengoperasian kembali pompa P2AT merupakan bagian dari upaya pemkab menghadirkan dukungan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap produktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian.