Jakarta, Gesuri.id - Dunia hari ini sedang tidak baik-baik saja. Kita menyaksikan bagaimana perubahan iklim yang ekstrem menimbulkan fenomena gagal panen di berbagai belahan bumi.
Ketidakpastian geopolitik global yang belum mereda turut mengganggu jalur logistik internasional.
Akibatnya, ancaman krisis pangan global bukan lagi sekadar prediksi di atas kertas, melainkan hantu nyata yang siap mengetuk pintu setiap negara, termasuk Indonesia.
Situasi krusial ini seketika melemparkan ingatan kita pada pidato monumental Bung Karno saat meletakkan batu pertama pembangunan Fakultas Pertanian Universitas Indonesia di Bogor (cikal bakal Institut Pertanian Bogor) pada tahun 1952.
Saat itu, Sang Proklamator menegaskan dengan kalimat yang menggelegar: Urusan pangan adalah urusan mati-hidupnya suatu bangsa. Pernyataan ini bukan sekadar pemanis retorika, melainkan sebuah peringatan ideologis.