Jakarta, Gesuri.id - Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Prof Firmansyah menilai Walikota Semarang Agustina Wilujeng menerapkan kepemimpinan yang responsif. Hal itu salah satunya ditunjukkan melalui program kebersihan dan pengelolaan sampah.
Program yang digagas Pemerintah Kota Semarang, menurutnya, mencerminkan kepemimpinan yang responsif terhadap keluhan masyarakat.
Manajemen sampah masih dapat ditingkatkan lebih baik lagi karena masih menjadi persoalan di sini dan berpotensi menurunkan tingkat kepuasan bila tidak segera ditangani secara sistematis, katanya.
Baca:GanjarMinta Publik Bersabar Akan Nama untuk Posisi Sekjen
Disebutkan bahwa upaya pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang dikembangkan kampus, misalnya oleh Universitas Diponegoro, yang meliputi pemisahan sampah, pemanfaatan ayam untuk mengurai sampah, hingga pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar gasoline.