Alex Indra Lukman Sebut Penanganan Karhutla Harus Beralih ke Pencegahan Dini

"Kita tidak bisa lagi menggunakan pendekatan pemadam kebakaran yang bersifat reaktif."
Sabtu, 04 Juli 2026 16:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id -Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menegaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan persoalan yang terus berulang setiap tahun sehingga memerlukan perubahan strategi penanganan dari pendekatan yang bersifat reaktif menuju langkah-langkah pencegahan yang lebih terintegrasi.

Kita tidak bisa lagi menggunakan pendekatan pemadam kebakaran yang bersifat reaktif, namun harus bergeser secara radikal menuju penguatan pencegahan dini atau preventif, kata Alex saat membuka Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI bersama jajaran Kementerian Kehutanan di ruang rapat Komisi IV DPR, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat(3/7/2026).

Alex mengungkapkan karhutla bukan lagi sekadar persoalan lingkungan, tetapi telah berkembang menjadi ancaman terhadap stabilitas ekonomi nasional, kesehatan masyarakat, kelestarian keanekaragaman hayati, hingga komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi karbon global.

Menurutnya, dinamika perubahan iklim global dan potensi siklus El Nino menuntut kesiapan pemerintah yang jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sehingga tidak lagi mengandalkan pola penanganan setelah kebakaran terjadi.

Ia mengatakan masyarakat menunggu langkah nyata pemerintah agar bencana kabut asap tidak kembali terulang. Karena itu, Alex meminta Kementerian Kehutanan memberikan perhatian serius terhadap sejumlah aspek penting, mulai dari penguatan sistem peringatan dini dan deteksi hotspot, peningkatan keterlibatan masyarakat dalam perlindungan hutan, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, hingga kecukupan alokasi anggaran untuk mendukung upaya pencegahan.

Baca juga :