Jakarta, Gesuri.id -Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Alex Indra Lukman, menyoroti rencana keterlibatan Badan Pangan Nasional dalam program penanganan stunting sekaligus mengusulkan pola penyaluran bantuan pangan berupa voucher khusus pembelian ayam dan telur agar lebih tepat sasaran dan efisien.
Bantuan pangan harus tepat sasaran dan efisien. Komisi IV DPR RI mendukung upaya pemenuhan gizi masyarakat, termasuk melalui bantuan ayam dan telur. Namun, pola distribusinya perlu diperhitungkan dengan cermat agar biaya yang dikeluarkan tidak lebih besar daripada manfaat yang diterima. Alternatif berupa voucher khusus pembelian ayam dan telur dapat menjadi solusi yang lebih efektif, mengurangi biaya distribusi sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga, ujarnya dikutip Selasa (23/6/2026).
Dalam keterangannya, Alex mempertanyakan urgensi keterlibatan Badan Pangan Nasional dalam program penanganan stunting yang menurutnya telah menjadi ranah sejumlah kementerian dan lembaga lain.
Badan Pangan Nasional ini mau ikut ngurusin stunting? Sudah ada Kementerian Kesehatan Sudah ada Badan Gizi Nasional Sudah ada Kementerian Keluarga Berencana Sudah ada Kementerian Pemberdayaan Wanita dan Anak Sekarang urusan stunting mau juga diurus oleh Badan Pangan Nasional Tolong judulnya yang beda Jangan kemudian dipikir Saat kita tidak setuju ayam dan telur Bukan tidak setuju Tetapi judul stunting ini, ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bukan ditujukan pada bantuan ayam dan telur, melainkan pada penggunaan isu stunting sebagai dasar program yang dijalankan Badan Pangan Nasional.