Amithya Ratnanggani Tegaskan Tak Ingin Buru-Buru Sikapi Penggantian Kendaraan Dinas dengan Mobil Listrik

"Tapi yang jelas kami akan menganalisis semua pilihan-pilihan atau skema-skema. Mana yang kira-kira paling signifikan."
Kamis, 25 Juni 2026 00:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id -Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam menyikapi rencana Pemerintah Kota Malang untuk mengganti kendaraan dinas dengan mobil listrik. DPRD, kata dia, akan terlebih dahulu mengkaji berbagai pilihan dan skema yang dinilai paling tepat agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Tapi yang jelas kami akan menganalisis semua pilihan-pilihan atau skema-skema. Mana yang kira-kira paling signifikan. Jadi intinya, nanti kami akan mendengarkan skema dari Pemkot Malang karena belum disampaikan ke kami. Kami juga akan mengundang Pemkot Malang, selain membicarakan itu, juga dalam rangka pembahasan anggaran, kata Amithya, dikutip Rabu (24/6/2026).

Menurut Amithya, DPRD Kota Malang masih membutuhkan penjelasan lebih rinci dari Pemerintah Kota Malang terkait rencana tersebut. Karena itu, pembahasan bersama pemerintah daerah akan segera dilakukan dalam waktu dekat, bersamaan dengan agenda pembahasan anggaran.

Ia mengatakan, salah satu pertimbangan utama DPRD adalah memastikan kebijakan yang diambil tidak menimbulkan tekanan tambahan terhadap kondisi keuangan daerah. Terlebih, Pemerintah Kota Malang telah menyampaikan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memberikan dampak cukup besar terhadap kebutuhan anggaran operasional tahun ini.

Pemerintah Kota Malang sendiri disebut tidak hanya mempertimbangkan pengadaan kendaraan baru, tetapi juga membuka opsi penggunaan mobil listrik melalui skema sewa. Namun demikian, DPRD ingin memastikan terlebih dahulu efektivitas dan efisiensi dari setiap pilihan yang tersedia.

Baca juga :