Ancaman Super Flu, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan & Kesiapsiagaan Dini

Wara: Super flu ini menular cepat dan gejalanya mirip flu biasa. Jika terlambat ditangani, dampaknya bisa serius.
Selasa, 06 Januari 2026 14:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Wara Renny Sundari, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dini terhadap ancaman super flu atau infeksi influenza A (H3N2) subclade K yang telah masuk ke Indonesia, mengingat Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah kasus tertinggi secara nasional.

Super flu ini menular cepat dan gejalanya mirip flu biasa. Jika terlambat ditangani, dampaknya bisa serius, kata Wara Renny, Senin (5/1/2026).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI hingga akhir Desember 2025, tercatat sebanyak 62 kasus influenza A (H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi. Dari jumlah tersebut, Jawa Timur mencatat kasus terbanyak dengan 23 kasus, disusul Kalimantan Selatan dan Jawa Barat.

Menurut Wara Renny, tingginya mobilitas penduduk, kepadatan wilayah, serta banyaknya pintu masuk melalui bandara dan pelabuhan menjadikan Jawa Timur memiliki risiko besar terhadap penyebaran virus influenza tersebut.

Jawa Timur wilayah strategis. Jika tidak siap, dampaknya bisa meluas, ujarnya.

Baca juga :