Aturan Baru Bagasi Garuda, Alex Indra: Memukul Industri Pariwisata dan UMKM

Aturan baru bagasi di Garuda Indonesia yaitu sistem piece concept atau dihitung berdasarkan jumlah koper.
Minggu, 13 September 2026 22:00 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Alex Indra Lukman menilai perubahan aturan bagasi Maskapai Garuda Indonesia akan memukul industri pariwisata, terutama pelaku UMKM cendera mata dan oleh-oleh.

Artinya, dia dikemas terpisah dengan koper bawaan penumpang. Aturan baru bagasi di Garuda Indonesia dengan sistem piece concept (hitung berdasarkan jumlah koper), akan membuat pengguna jasa penerbangan, enggan untuk membawa buah tangan dari perjalanannya ke suatu destinasi wisata, baik di dalam negeri maupun luar negeri, kata Alex, dikutip Sabtu (12/9/2026).

Alex menjelaskan, cendera mata ataupun oleh-oleh lazimnya dikemas secara khusus oleh penjualnya sebagai bagian dari branding produk. Kemasan tersebut umumnya dibuat terpisah dari koper bawaan penumpang.

Pandangan ini disampaikan Alex merespons perubahan sistem bagasi Garuda Indonesia yang semula berdasarkan weight concept (hitung total kilogram) menjadi piece concept (hitung berdasarkan jumlah koper).

Dengan sistem baru ini, petugas di konter check-in Garuda Indonesia di terminal bandara tidak hanya menimbang total berat barang bawaan penumpang, tetapi juga mencermati jumlah fisik koper atau koli yang dibawa.

Baca juga :