Jakarta, Gesuri.id - Banggar DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tengah mendalami pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Meski postur fiskal 2027 diproyeksikan mengalami tekanan dalam, forum legislatif menilai masih ada ruang besar untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi mengamankan belanja pelayanan publik.
Kami melihat dua sisi dalam KUA-PPAS 2027 ini. Di satu sisi, kapasitas fiskal daerah menyusut tajam akibat penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat. Namun di sisi lain, hasil kajian internal kami menemukan potensi optimalisasi PAD hingga Rp477,8 miliar yang selama ini belum tergarap maksimal, ujar Anggota Banggar DPRD Kalsel, H.M. Syaripuddin, dari Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan VI.
Baca:Ini 5 Kutipan InspiratifGanjarPranowo Tentang Anak Muda
Ia menegaskan bahwa Banggar akan mendorong TAPD untuk segera memvalidasi dan menindaklanjuti temuan tersebut.