Bangka Barat Kaji Sumur Bor Besar Guna Amankan Pasokan Air Bersih

Pemerintah daerah telah membantu Perumdam melakukan penggalian kembali sumber air sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan.
Selasa, 27 Oktober 2026 21:32 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Bangka Barat, Gesuri.id - Ketersediaan air baku menjadi tantangan bagi pelayanan air bersih di Kabupaten Bangka Barat. Minimnya curah hujan menyebabkan sejumlah sumber air, termasuk kolong yang dimanfaatkan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam), mengalami kekeringan.

Bupati Bangka Barat Markus mengakui, kondisi cuaca menjadi salah satu kendala utama dalam menjaga pasokan air baku. Hujan yang turun sejauh ini belum mampu menambah debit air secara memadai.

Curah hujan saat ini masih minim. Hujan yang turun belum cukup untuk menambah debit air baku, sehingga kolong yang menjadi sumber air mengalami kekeringan, ujar Markus, Selasa (27/10/2026).

Menurut Markus, pemerintah daerah telah membantu Perumdam melakukan penggalian kembali sumber air sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan.

Perumdam sudah kita bantu untuk melakukan penggalian kembali. Upaya yang dilakukan saat ini sudah maksimal, tetapi memang kondisi sumber air masih menjadi kendala, katanya.

Baca juga :