Jakarta, Gesuri.id - Penerbangan Bung Karno pada 9 Agustus untuk menemui Marsekal Terauchi menghasilkan dampak strategis penting yaitu penegasan batas wilayah Indonesia.
Terauchi mengonfirmasi bahwa kemerdekaan Indonesia akan mencakup seluruh bekas wilayah Hindia Belanda.
Hal ini sangat krusial karena mencegah niat sebagian faksi militer Angkatan Laut Jepang (Kaigun) yang sempat ingin memisahkan wilayah Indonesia Timur dari Pulau Jawa dan Sumatra.
Bung Karno mengenang keberangkatannya pada subuh 9 Agustus 1945 yang penuh dengan rasa cemas namun mantap secara mental.
Perjalanan itu dilakukan dengan rahasia yang sangat ketat dan penuh bahaya. Kami terbang dalam pesawat pembom Jepang yang tidak bersenjata lengkap. Kami terbang menyusuri awan gelap. Jika pesawat Sekutu melihat kami, selesai sudah riwayat kami.