Jakarta, Gesuri.id - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk lebih peka membaca dan merespons tanda-tanda persoalan di tengah masyarakat sejak dini.
Respons cepat eksekutif dinilai krusial agar masalah tidak berlarut-larut menjadi keresahan, ketegangan, hingga kegaduhan publik.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2027, Senin (21/9/2026).
Baca:Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Muchammad Hafidz, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa hanya bertindak pasif atau baru bergerak setelah masalah membesar.