Asmat, Gesuri.id - Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo menyoroti dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mulai mengganggu aktivitas penerbangan serta berpotensi mempengaruhi pelaksanaan Festival Asmat Pokman (FAP) ke-38.
Banyak tamu-tamu akhirnya juga tertunda dan menumpuk di Mimika. Kita berharap ini bisa segera teratasi, terutama di Papua Selatan (Merauke, red), karena sumber pembakaran hutan itu terjadi di sana, ujar Thomas, dikutip Rabu (7/10/2026).
Hal tersebut disampaikan Bupati Thomas saat melakukan pertemuan bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Asmat.
Menurut Thomas, kabut asap yang cukup pekat telah menyebabkan jarak pandang penerbangan menurun. Kondisi tersebut berdampak terhadap kedatangan sejumlah tamu dan peserta Festival Asmat Pokman yang dijadwalkan hadir di Kabupaten Asmat.
Ia menyebutkan sejumlah tamu saat ini masih tertahan di Mimika karena pesawat belum dapat melakukan pendaratan akibat kondisi cuaca dan kabut asap.