Bupati Ipuk Sukses Turunkan Kemiskinan: Dari 8,07 Jadi 5,6 Persen Dalam 5 Tahun

Capaian tersebut sekaligus menjadi tingkat kemiskinan terendah Banyuwangi sejak 2004.
Kamis, 05 November 2026 06:40 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Banyuwangi, Gesuri.id Upaya penanggulangan kemiskinan yang menjadi salah satu prioritas Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menunjukkan tren positif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan Banyuwangi pada 2026 turun menjadi 5,6 persen, dari 6,13 persen pada 2025.

Dalam lima tahun terakhir, angka kemiskinan Banyuwangi konsisten menurun. Dari 8,07 persen pada 2021, menjadi 7,51 persen (2022), 7,34 persen (2023), 6,54 persen (2024), 6,13 persen (2025), hingga 5,6 persen pada 2026. Artinya, dalam setahun terakhir terjadi penurunan sebesar 0,53 poin.

Kepala BPS Banyuwangi, Abdus Salam, menjelaskan bahwa jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 mencapai 91.570 orang, berkurang 8.560 orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut sekaligus menjadi tingkat kemiskinan terendah Banyuwangi sejak 2004.

Penurunan kemiskinan tidak hanya terlihat dari berkurangnya persentase dan jumlah penduduk miskin, tetapi juga diikuti penurunan Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2), ujar Abdus Salam, dikutip Rabu (4/11/2026).

Hal ini menunjukkan perbaikan kondisi kemiskinan, baik dari sisi rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan maupun ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin, lanjutnya.

Baca juga :