Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Darmadi Durianto, meminta pemerintah memastikan perlindungan terhadap UMKM dan industri manufaktur nasional dalam pembahasan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Kanada (ICA-CEPA).
Hal itu disampaikan Darmadi dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Perdagangan, Budi Santoso, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat (22/5/2026).
Takutnya kita buka, tetapi UMKM dan pabrik-pabrik manufaktur di Indonesia justru kalah bersaing, ujar Darmadi.
Menurut politisi Fraksi PDI Perjuangan itu, kerja sama perdagangan dengan negara maju seperti Kanada harus disertai langkah konkret agar pelaku usaha domestik tetap mampu bersaing di tengah kompetisi global.
Ia menyebut sekitar 77 persen UMKM Indonesia masih belum memiliki daya saing yang cukup kuat untuk menghadapi pasar internasional. Selain itu, Darmadi juga menyoroti tantangan yang dihadapi sektor manufaktur nasional, termasuk industri keramik yang masih terbebani biaya energi tinggi dan persoalan pasokan gas.