Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, menyoroti kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kalimantan Selatan yang dinilai belum dikelola secara maksimal.
Hal itu disampaikannya usai mengikuti kunjungan kerja reses Komisi II DPR RI bertemu bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan serta jajaran Komisaris dan Direktur Bank Kalimantan Selatan di Gedung Mahligai, Kota Banjarmasin.
Kita melihat bahwa BUMD yang ada itu belum maksimal, belum cukup dikelola secara proporsional dan belum dipikirkan sisi business judgment rules-nya, kata Deddy, dikutip Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, pengelolaan BUMD seharusnya tidak hanya berorientasi pada rutinitas administratif, tetapi juga diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Belum dipikirkan bagaimana itu bisa menjadi tambahan bagi pendapatan pemerintah daerah atau untuk mendorong ekonomi. Ini yang menurut saya harus menjadi perhatian serius, tegas politisi Fraksi PDI Perjuangan itu.