Bogor, Gesuri.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang ulama se-Jawa Barat (Jabar), membahas isu-isu yang berkembang di Indonesia, seperti turut mendinginkan panasnya pilkada serentak dan antisipasi atas bahaya hoax. Namun para ulama malah melayangkan dukungan kepada Jokowi untuk kembali menjadi presiden dalam periode kedua tahun depan.
Presiden menerima 96 tokoh alim ulama dari berbagai daerah dari Jabar seperti dari Depok, Kota dan Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Purwakarta di ruang Garuda, Istana Bogor, Selasa (10/4). Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta para ulama bisa turut meneduhkan situasi politik yang mulai memanas, khususnya pada 171 pilkada serentak yang digelar pada 27 Juni mendatang.
Baca Juga:Jokowi: Indonesia Negara Besar
Saya ingin mengajak agar para ulama mendinginkan situasi, menyejukkan situasi, meluruskan hal-hal yang saya lihat di bawah yang namanya politik. Meluruskan itu yang namanya kabar bohong, hoax, fitnah yang berseliweran, ungkapnya.
Presiden mengungkapkan perlunya pelibatan ulama lantaran dewasa ini ujaran kebencian makin merajalela ke berbagai lini. Ujaran kebencian itu berseliweran di mana-mana. Marilah kita bersama-sama, ulama, umaro untuk memberikan kesejukan siapapun yang dipilih oleh rakyat, oleh masyarakat ya itulah memang pilihan rakyat dan itu juga atas kehendak dari Allah SWT, ujar Jokowi.