Disertasi Marinus Gea: Komitmen Keberlanjutan Tak Hanya Selamatkan Lingkungan, tapi Juga Nilai Perusahaan

Disertasi di USU: Abainya Komitmen Keberlanjutan Berisiko Turunkan Nilai Perusahaan dan Picu Bencana Lingkungan
Sabtu, 10 Januari 2026 17:21 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Bencana banjir yang berulang kali melanda sejumlah wilayah di Sumatera kembali mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan bukan sekadar persoalan alam, melainkan juga konsekuensi dari aktivitas ekonomi yang mengabaikan prinsip keberlanjutan. Deforestasi dan eksploitasi sumber daya alam tanpa tata kelola yang baik tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi yang luas.

Temuan tersebut sejalan dengan hasil penelitian Marinus Gea, yang mempertahankan disertasinya pada Sidang Promosi Doktor Program Ilmu Manajemen Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (8/1/2026). Dalam disertasinya berjudul Pengaruh Stakeholder Pressure dan Green Governance terhadap Company Value dengan Mediasi Sustainability Commitment dan Sustainability Report Assurance di Bursa Efek Indonesia, Marinus menegaskan bahwa lemahnya komitmen keberlanjutan perusahaan tidak hanya meningkatkan risiko lingkungan, tetapi juga berpotensi menurunkan nilai perusahaan.

Marinus menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pembentukan nilai perusahaan di Indonesia mengalami pergeseran signifikan. Volatilitas pasar, perubahan kebijakan pemerintah, serta meningkatnya kesadaran publik terhadap isu lingkungan membuat nilai perusahaan tidak lagi ditentukan semata oleh kinerja finansial.

Baca:Mengenal SosokGanjarPranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Baca juga :