Edy Wuryanto Minta Prioritaskan Keselamatan WNI di Kawasan Timur Tengah

Undang-undang sudah memberi mandat. Jika ada ancaman perang & keselamatan warga terancam, maka mekanisme repatriasi harus dijalankan.
Selasa, 03 Maret 2026 07:13 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto meminta pemerintah untuk memprioritaskan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja dan bermukim di negara-negara sekitar wilayah konflik di Timur Tengah.

Keselamatan jiwa warga negara adalah hukum tertinggi. Negara harus hadir lebih cepat, lebih sigap, dan lebih tegas dalam melindungi setiap WNI di kawasan konflik, kata Edy di Jakarta, Senin.

Diketahui berdasarkan data penempatan PMI tahun 2025, terdapat sedikitnya 463.250 PMI di Arab Saudi, 180.103 orang di Uni Emirat Arab, 77.329 orang di Qatar, serta 63.306 orang di Oman.

Baca:GanjarHarap Kepemimpinan Gibran Bisa Teruji

Menurut Edy, jumlah tersebut menunjukkan bahwa kawasan Teluk merupakan salah satu episentrum penempatan pekerja migran Indonesia. Setiap eskalasi konflik, kata dia, otomatis berdampak pada konsentrasi besar WNI.

Baca juga :