Ekonomi RI Diterpa 'Badai' Eksternal, Said Abdullah Desak Presiden Pimpin Langsung Mitigasi dan Rapat KSSK

Sebut Sentimen Global Mei 2026 Jadi Ujian Berat, PDIP Minta Pemerintah Segera Perbaiki Tata Kelola Pasar Modal
Rabu, 11 Februari 2026 23:06 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, memperingatkan pemerintah akan adanya tekanan ekonomi eksternal yang dahsyat dalam beberapa pekan terakhir.

Hal ini disampaikan Said usai menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah pakar ekonomi di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Diskusi terbatas ini menghadirkan enam pakar lintas sektor, di antaranya Yanuar Rizky (Moneter), Dr. Hendri Saparani (Ketenagakerjaan), Awalil Rizky (Fiskal), Dr. Yustinus Prastowo (Perpajakan), Dr. Ester Sri Astuti (UMKM), dan Dr. Bhima Yudhistira (Belanja Negara).

Said mengungkapkan bahwa sentimen lembaga keuangan internasional seperti MSCI, Goldman Sachs, Moodys, hingga FTSE yang cenderung menahan diri hingga Mei mendatang adalah sinyal peringatan serius bagi Indonesia.

Jujur saja, kita diterpa badai, tekanan dari luar yang begitu dahsyat. Pembacaan ini semua tentu harus ada mitigasi dari pemerintah. Seharusnya ini dipimpin langsung oleh Presiden kita, tegas Said Abdullah.

Baca juga :