Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti mengingatkan agar program makan bergizi gratis (MBG) tahun 2026 mampu lebih mengakomodasi usaha kecil masyarakat, khususnya petani, peternak, dan nelayan rakyat.
Menurutnya, program MBG tidak boleh hanya berorientasi pada pemenuhan gizi semata, tapi juga harus mendorong perputaran ekonomi warga secara nyata.
Erma menegaskan, sektor pertanian dan peternakan memiliki peran strategis dalam keberlanjutan program MBG. Karena itu, pemerintah diminta memastikan agar petani rakyat dan nelayan tidak kehilangan akses sebagai pemasok bahan pangan dalam program tersebut.
Baca:GanjarPranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
Yang penting, sektor pertanian dan peternakan dengan adanya MBG ini jangan sampai petani rakyat dan nelayan rakyat justru kehilangan akses sebagai pemasok. Jangan sampai mereka hanya menjadi penonton, ungkap Erma, Rabu (14/1/2026).