Febrinanda Tegaskan Tolak Segala Bentuk Tambang Emas di Hutan Bukit Sanggul

Emas yang paling sejati dan tak ternilai harganya bukanlah logam mulia yang dikeruk dari perut bumi, melainkan hutan yang asri.
Rabu, 23 September 2026 14:01 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Seluma dari Fraksi PDI Perjuangan, Febrinanda Putra Pratama, menegaskan sikapnya menolak segala bentuk rencana pertambangan emas di kawasan Hutan Bukit Sanggul. Sikap tersebut disampaikan di tengah berkembangnya diskursus publik terkait wacana peninjauan kembali fungsi kawasan Hutan Bukit Sanggul.

Emas yang paling sejati dan tak ternilai harganya bukanlah logam mulia yang dikeruk dari perut bumi, melainkan hutan yang asri, ekosistem yang lestari, serta mata air yang tetap terjaga, kata Febrinanda, Rabu (23/9/2026).

Menurut Febrinanda, kawasan hutan memiliki nilai ekologis yang jauh lebih penting bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat dibandingkan potensi sumber daya mineral yang terdapat di dalamnya.

Ia menilai keberadaan hutan dan sumber mata air sangat penting, khususnya bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat dan para petani di Kabupaten Seluma.

Febrinanda juga menanggapi sikap sejumlah kepala desa (kades) dan Camat Ulu Talo yang sebelumnya menyampaikan penolakan terhadap wacana pengembalian fungsi kawasan menjadi hutan lindung.

Baca juga :