Jakarta, Gesuri.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tegal, Agung Yudhi Kurniawan (AYK), meminta penyusunan RAPBD Kabupaten Tegal Tahun Anggaran 2027 benar-benar berorientasi pada kebutuhan mendasar masyarakat. Ia menilai efektivitas anggaran harus menjadi perhatian utama di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Anggaran yang habis dibelanjakan belum tentu menjadi anggaran yang berhasil. Keberhasilan APBD harus diukur dari manfaat dan perubahan nyata yang diterima masyarakat, ujar AYK menyampaikan pandangan umum fraksinya terhadap Pengantar Nota Keuangan RAPBD 2027, dikutip Kamis (1/10/2026).
Menurut AYK, pemerintah daerah tidak boleh menjadikan APBD sekadar formalitas administratif tahunan. Setiap alokasi anggaran harus memiliki manfaat yang jelas dan mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.
Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong Pemkab Tegal melakukan rasionalisasi terhadap belanja birokrasi dan kegiatan rutin yang tidak berdampak langsung terhadap pelayanan publik.
Di tengah keterbatasan fiskal, penghematan belanja operasional birokrasi dinilai dapat dialihkan untuk membiayai program yang lebih produktif, terutama pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas pelayanan publik.