Fraksi PDI Perjuangan Soroti Belanja Kendaraan Dinas Rp2,62 Miliar

“Pemerintah daerah perlu serius, konsisten, inovatif dan kreatif dalam meningkatkan pendapatan daerah serta memperkuat kemandirian fiskal."
Sabtu, 05 September 2026 18:00 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tapanuli Utara menyoroti penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp11,67 miliar dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 serta mempertanyakan rencana pengadaan kendaraan dinas senilai Rp2,62 miliar.

Sorotan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Taput dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi, Kamis (3/9/2026), setelah mencermati nota keuangan Ranperda Perubahan APBD TA 2026 yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Pemerintah daerah perlu serius, konsisten, inovatif dan kreatif dalam meningkatkan pendapatan daerah serta memperkuat kemandirian fiskal daerah, disampaikan Fraksi PDI Perjuangan dalam pandangan umumnya yang dibacakan Frido Erwin Sinaga, Amd.

Fraksi PDI Perjuangan menilai perubahan APBD harus menjadi instrumen untuk menyesuaikan kebijakan pembangunan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar perubahan administratif terhadap struktur anggaran.

Dalam perubahan APBD 2026, pendapatan daerah disebut turun dari Rp1,354 triliun menjadi Rp1,351 triliun atau berkurang sekitar Rp3,7 miliar atau 0,27 persen.

Baca juga :