Franky Wongkar: Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

Pelaksanaan GPM Serentak Nasional dilakukan secara Hybrid di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia.
Senin, 16 Februari 2026 12:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026, bertempat di Aula Waleta, Kantor Bupati Minahasa Selatan.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional dilaksanakan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang serta pada saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yaitu Puasa dan Idulfitri, serta Tahun Baru Imlek dan Hari Raya Nyepi Tahun 2026.

Pelaksanaan GPM Serentak Nasional dilakukan secara Hybrid di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia guna meningkatkan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau, khususnya dalam menghadapi peningkatan kebutuhan konsumsi menjelang HBKN. Gerakan ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi pangan.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk terus mendukung langkah-langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah, termasuk melalui penguatan distribusi, pemantauan harga pasar, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait, tegas Bupati dikutip Minggu (15/2).

Baca juga :